Senin, 02 April 2018

Business Dede Suleman

saat ini selain sebagai dosen juga mengembangkan sebuah usaha dimana usaha adalah hasil kerja nyata dari pengetahuan yang didapat dari kampus sehingga bisa link and match antara teori dan praktek yang diajarkan kemahasiswa dan bukan hanya teori saja namun sari pati dari paduan teori dan praktek itu sendiri lebih mengena jika diajarkan ke mahasiswa di kampus BSI.

Bapak Dede Suleman, SE,MM mengembangkan usaha dengan Brand My Bento dengan pengalaman bisnis nya selama ini sudah beberapa penghargaan yang diterima dari dunia kuliner dan restaurant itu sendiri.


kegiatan seminar di Lembaga pertahanan 2017

seminar adalah program yang bisa menambah wawasan sehingga perlu hadir pada seminar pada tiap semester sehingga ilmu pengetahuan bisa berkembang ini adalah seminar di lembaga pertahanan tentang pancasila dan NKRI


Seminar Internasional IEOM 8th

menjadi dosen juga perlu sumbangsih dalam ilmu pengetahuan antara lain menulis untuk kemajuan keilmuan dan tingkatan penulisan juga perlu di meningkat seiring pengalaman selama ini sehingga saya berkomitmen untuk menghasilkan karya yang diakui di dunia Internasional dengan menulis untuk Jurnal-jurnal Internasional seperti di IEOM 8th yang kebetulan tahun ini diadakan di Bandung 6-8  maret 2018




Guest Lecture dari University of York- England

pertukaran infromasi atas sesama mahasiswa doktoral itu perlu untuk membandingkan bagaiman proses pendidikan yang terjadi diluar sana sehingga bisa menjadikan acuan pertumbuhan dan semangat untuk terus belajar sehingga kualitas dan pengetahuan bisa setara dengan mahasiswa lain di luar negri di pandu oleh Prof Dr Pantja Djati (ka prodi Program Doktor UMB)

Pengembangan Diri Study Program Doktoral Ilmu Manajemen Marketing

Peningkatan pengetahuan diri terus dipacu dengan melalui program pendidikan formal saat Dede Suleman Sedang melanjutkan perkuliahan program doktoral Ilmu Manajemen dengan konsetrasi Manajemen Pemasaran. dan beberapa aktifitas di kampus digunakan untuk mengasah ilmu baru di perkuliahan.

Sebagai Anggota Konsorsium Tetap Prodi Akademi Manajemen Keuangan


Bahan ajar perkuliahan tiap semester selalu dievaluasi dan di tambahakan dengan literatur baru dari masukan dosen dan sumber-sumber baru untuk memperkaya mahasiswa dalam bidang ilmu yang berkembang sehingga update ilmu terjadi dan materi yang diajarkan sesuai dengan kemajuan pengetahuan . oleh karena itu perlu di lakukan rapat kerja dan mempersiapkan bahan ajar dan kelengkapan nya




Pengabdian Masyarakat di RPTRA Cililitan

Pengabdian masyarat Sebagai Pembicara Bpk Dede Suleman pada  "Pelatihan dasar-dasar kepemimpinan bagi remaja karang taruna" di RPTRA Cililitan

“Tips dan Trik Mendapatkan Kredit Usaha"


PRESS RELEASE PENGABDIAN MASYARAKAT DOSEN
 PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERPAJAKAN AKADEMI KEUANGAN BSI JAKARTA
DI RPTRA KEBON PALA

Menindaklanjuti Memorandum Of Understanding (MOU) Pengabdian Masyarakat antara Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) Akademi Manajemen Keuangan BSI Jakarta dengan RPTRA Kebon Pala , telah diadakan Pengabdian Masyarakat di RPTRA Kebon Pala berupa Pelatihan “Tips dan Trik Mendapatkan Kredit Usaha" 
 RPTRA Kebon Pala.






LPPM BSI melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Kelurahan Makasar Jakarta Timur

Program Pengabdian kepada Masyarakat Pengembangan Kampung Binaan merupakan salah satu Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dikembangkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Bina Sarana Informatika (LPPM BSI) pada selasa tanggal 06 Oktober 2015 bertempat di sekretariat Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) yang berada di daerah kelurahan Kp. Makasar yaitu koperasi Bina Mandiri yang beralamat di Jalan Pusdik Depnaker No. 15 Rt 016/06 Kel. Makasar kec. Makasar Jakarta Timur. Peserta yang hadir sebanyak 40 orang dari Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kelurahan Makasar, Ibu-Ibu Penggerak PKK, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) kelurahan Makasar dan Kelurahan Pinang Ranti, serta Pengurus koperasi Bina Mandiri.
Peserta pengabdian mendapat materi tentang karakteristik customer dan entrepreneur skill yang disampaikan oleh Ida Hendarsih dan Dede Suleman. Acara dimulai tepat jam 09:30 WIB dan selesai 11:30 WIB dibuka oleh kepala kelurahan makasar,  Sumadi yang menyambut positif acara yang berlangsung dan mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat di kelurahan makasar serta wilayah sekitarnya.


Semoga dengan diadakan pelatihan ini dapat menambah wawasan dan berfikir kreatif bagi peserta pelatihan, sehingga materi yang telah disampaikan dapat bermanfaat untuk pembelajaran juga implementasi di kehidupan sehari-hari. Dan kami mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah membantu terlaksana kegiatan ini  dan semua kepada dosen pengajar serta Di dukung oleh LPPM BSI dan LPPM Nusa Mandiri Alhamdulillah kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar


Minggu, 01 April 2018

Biodata

Dede Suleman,SE,MM

Is a Doctoral student at Mercubuana University, Jakarta. Bachelor Degree from Institute of Islamic University Azzahra, majoring in Economics, and Master Degree from BSI University Bandung, Department of Management. Dede work as a businessman who pioneered and developed a restaurant business that has been in franchise with the brand My Bento for 9 years, and also career as a permanent lecturer in Bina Sarana Informatika Jakarta for 6 years. His research interests include the development of the world of franchising, franchise risk, franchise operations and franchise management.

Proceedings of the International Conference on Industrial Engineering and Operations Management Bandung, Indonesia, March 6-8, 2018

Other Income From Building a Frachise system: insight from the franchisor (forum discussion group member of waralaba and lisensi Indonesia) (ID293)Download Full Paper
Dede Suleman
Program Doctoral
Pascasarjana Universitas Mercubuana
Universitas Mercubuana
Jakarta, Indonesia
dedehaseghawa@gmail.com

Ahmad Hidayat Sutawidjaya
Program Doctoral
Pascasarjana Universitas Mercubuana
Universitas Mercubuana
Jakarta, Indonesia
suta.phd@gmail.com

Indra Kurniadi
Program Doctoral
Pascasarjana Universitas Mercubuana
Universitas Mercubuana
Jakarta, Indonesia
indra@phitagoras.co.id
Abstract
Franchise business system is the relationship between franchisor and franchisee . Franchisor is obligedto provide support and franchisee with the obligation to pay the fees. It provides a beginner's franchisor's picture of rights and obligations and understands the potential of growing a business with franchise system in its business. What are the potential revenue sources that can be obtained for the franchisor?The data for this study were collected through a group discussion of members (Franchise and IndonesianLicense) that focused on information about the potential income of the franchisor. The results show that apart from the self-owned business profits there are also other franchisors' revenue sources that can be fostered from their franchisee; other income is royalties, franchise fees, advertising costs, material purchases. In the findings of the discussion of the income was the largest percentage of revenuecontributors from the purchase of raw materials by the franchisee to the head office or franchisor.
Keywords
Franchise, Royalty fee, franchise fee, marketing fee, purchase of raw materials

Jurnal "kontribusi Pajak Restaurant terhadap Pendapatan Asli Daerah Pada Dinas Pendapatan daerah Kabupaten Bogor"

KONTRIBUSI PAJAK RESTORAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BOGOR

Dede Suleman

ABSTRACT


local government, taxes levied under national regulations, but tariff revenues are made by local governments Taxes levied and administered by the central government, but levies are distributed to local governments. local taxes included; hotel taxes, restaurant taxes, entertainment taxes, street lighting taxes, advertisement taxes, property and urban taxes, land and building rights, swiftlet nest taxes.Object of restaurant tax is service provided with payment, Service provided restaurant referred to include service of sale of food and / or beverage consumed by buyer, either consumed in place of service or elsewhere. Which is not the object of restaurant tax is catering service or catering and services provided by restaurants or restaurants whose sales value does not exceed ten million rupiah per month. The subject of restaurant tax is an individual or entity that makes payment to restaurants / restaurants, cafes, bars and the like, while taxpayers are individuals or entities that run the restaurant. restaurant tax revenues increased annually to contribute to local revenues, Bogor Regency revenue offices, restaurant tax contribution in 2014 was 1.06%, 1.17% in 2015 and 2016 was 1.48%. each year shows an increase and targets and realization, in 2014 its achievement target of 103.56%, in 2015 its target achievement of 110.12%, 2015 its achievement target of 102.35%. . The restaurant tax has already been set at a rate of ten per cent of the amount of payment the restaurant receivesDownload Full Paper

JURNAL PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA RESTAURANT MY BENTO

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA RESTAURANT MY BENTO

Dede Suleman

ABSTRACTDownload Full Paper


Improving the quality of services offered by the company to the attention of management. This is because the quality of service can be used as a tool to achieve competitiveadvantage.  The purpose of this study conducted to determine the influence of service quality on customer satisfaction on restaurant My Bento japanese Fast food. This study uses primary data by conducting research directly in the field with data collection techniques are used questionnaires or sheet statement to the 100 respondents, and secondary data that can support the research, are for methods of analysis and hypothesis testing using simple linear regression. Based on the coefficient of determination can be concluded that the effect of service quality on satisfaction at fast-food restaurants My Bento . Based on calculations with simple linear regression formula obtained results Y = 0.575X + 5.028 and hypothesis test results of 17 989 t-test and t-table 1.66, then so determination obtained yield was 76.50%. Based on these results it can be concluded that significant. Significant here means Ha Ho accepted and rejected, which means there is the influence of the variable x (quality of service) of the variable y (customer satisfaction) and Quality of Service makes an influence on consumer satisfaction was 76.50% while the rest of 23:50% obtained by other factors or variables that is unknown and is not included in this regression analysis.

Keywords: Quality of Service and Customer Satisfaction